BAB 20

859 Kata

Kernyitan dalam langsung muncul di dahinya. Dan ia baru sadar, bagaimana cara lelaki itu memasuki kamarnya. "Ke-kenapa kau, kenapa kau bisa ada di kamarku?" Ia menatap Alfdrein penuh tanya. Dan yah, itulah kebingungannya yang terasa mengganjal. Alfdrein tampak gelagapan. Salah tingkah. Itu yang bisa Sheeran tangkap. "Kenapa?" Ia mengulanginya dan menunggu jawaban Alfdrein. Ada yang aneh dengan pria itu. "Eung, aku tadi---" Alfdrein berusaha keras memutar otaknya untuk berpikir dan mencari jawaban yang tepat untuk ia berikan pada Sheeran. "--tadi aku hanya berkeliling mengecek furniture-furniture flat ini," lanjut pria itu cepat, sesaat setelah menemukan jawaban yang sekiranya cocok ia berikan pada wanita yang tengah mengandung buah hatinya itu. Ia berharap Sheeran mempercayainya, mes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN