Tidak ada tanda-tanda hujan akan turun sebelumnya, hanya kurang dari satu jam, langit mendung menurunkan hujan yang sangat deras. Cuaca terasa lembab, angin terdengar berhembus kuat di luar. Brakk..! Liora yang sementara akan masuk ke dalam kamar mandi terlonjak kaget saat jendela balkon tertutup seperti akan memecahkan kacanya. Varka yang terkejut kini menangis, padahal bayi itu baru saja terlelap. Segera Liora mendekati jendela, menutupnya dengan rapat agar angin tak berhembus kuat masuk ke dalam kamar. Setelahnya Liora harus kembali menenangkan Varka. “Cup, cup, cup, anak mama yang paling ganteng. Itu tadi cuman angin kok.” Liora mengayunkan Varka di ayunan elektrik, sesekali Liora menoleh ke luar, Kevin baru saja keluar rumah sebelum hujan turun, dan sekarang suaminya itu masih bel

