Chapter 28

1896 Kata

            “Truth or truth?” desak Adam saat Aliana membuka mulutnya untuk menjawab. Lelaki itu tentu tahu bahwa Aliana pasti akan berusaha mangkir dari pertanyaannya yang satu ini.             Aliana menekuk bibirnya, menatap Adam cemberut sekaligus salah tingkah. Jantungnya juga tak kalah salah tingkah, mendapatkan pertanyaan yang begitu intim dengan suasana romantis seperti ini membuatnya benar - benar gugup.  “Gue pilih dare!” rengek Aliana saat Adam kini memelototinya, seolah tidak terima jika ia memilih dare. Oh ayolah, ini kan rahasia negara dan Aliana belum siap jika harus mengatakan iya pada Adam. Masih kurang satu setengah minggu lagi untuk meyakinkan hatinya. “Dare!” tegas Aliana lagi.             Adam tak dapat menyembunyikan ekspresi kecewanya. Lelaki itu mengelus tanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN