Bab 32

1434 Kata

Pagi ini aku memutuskan untuk kembali ke apartemen sejenak, meninggalkan Fano seorang diri di rumah sakit. Sampai hari ke lima Fano dirawat di rumah sakit pun tak ada satu dari keluarganya yang datang untuk menjenguk. Hanya neneknya saja yang kemarin mengirim pesan kepadaku dengan menanyakan keadaan Fano. Tak bisa dipungkiri jika keluarga Adirajada kini tengah kelimpungan menghadapi kasus yang dibuat oleh ayah Fano. Apalagi Hadi Adirajada sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Aku mengerti betapa rumitnya penyelesaian atas masalah tersebut. Belum lagi perusahaan milik Hadi Adirajada yang hampir mendekati pailit. Akibatnya, Fano menjadi terlantar sekarang. Kalau saja tidak ada aku di sisinya, entah akan jadi seperti apa Fano saat ini. Dia benar-benar sendirian. “Kamu mau ke rumah saki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN