Pov Dini "Maafin aku, Kak! Tolong kasih aku kesempatan." Ujarku mengiba, memohon agar Kak Rani, mau ngasih aku kesempatan, untuk bekerja di toko pak Bowo. "Sudah pergi sana! Jangan ganggu kami bekerja." Bentak Kak Rani sambil membulatkan mata. "Ada apa nih, ribut-ribut pagi-pagi?" Tanya seseorang yang baru datang, kupalingkan pandanganku ke arah datangnya suara, terlihat Kak Risma yang berdiri menatap ke arah kita berdua. Rasanya sangat bahagia, seperti ada malaikat penolong yang datang. "Ini nih, kalau kamu nerima karyawan sembarangan, dia tidak disiplin kerja seenak jidatnya aja." Ketus Kak Rani sambil terus menyapu. "Lah, kok nyalahin aku? Aku kan baru datang." Ucap Kak Risma sambil menatap ke arah Kak Rani. "Iya, gara-gara kamu merekomendasiin wanita pemalas ini, bekerja

