Pov dini "Kenapa gak kak risma saja pak?" Tanyaku karena masih banyak karyawan yang sudah senior. "Kamu mau nolak peritah saya?" Pak Bowo balik bertanya. "Bukan begitu pak, tapi masih banyak yang pantas untuk mengisi posisi itu. Dibandingkan aku yang masih karyawan baru" Ujarku memberi alasan. "Baguslah! kalau kamu sadar!" Cibir Kak rani, yang sedari tadi menatap sinis dengan sudut matanya. "Rani, kamu bisa diam nggak, kamu jangan ikut campur urusanku, ini adalah toko saya, jadi apapun keputusannya itu adalah hak saya!" bentak pak bowo, yang tidak suka pembicaraannya disela. "Bukan begitu, Pak! kalau seperti itu, bapak sangat tidak adil!" timpal kaj Rani menyahuti. "Rani, kalau kamu tidak suka dengan keputusan saya, silahkan kamu buat surat pengunduran diri, lalu tinggalkan

