°8°NEW YORK

694 Kata
° 8 ° NEW YORK Matahari telah terbit hingga cahayanya masuk kecelah cendela seprang gadis yang sedang tertidur nyenyak. Hingga suara teriakkan dibangunkan "VITA bangun lo, kita mau lepas landas" teriak vira menguncangkan badan gadis itu yang tak lain vita. Kenapa bisa masuk karna hanya vira lah yang memiliki kunci cadangan "Hemm iya gue bangun" katanya dan mengeliat berjalan sempoyongan seperti orang mabuk. Vira yang melihat hanya dapat ditambahkan. Melihat adik sekaligus sahabatnya. Setelah selesai mereka semua makan dengan keheningan dengan dilengkapi suara detingan sendok. “Kalian kok tiba² ke New York ada apa sayang?” Tanya bunda "Mau jengukin temen aku yang sakit bun" jawab vira dengan kebohongan "Berapa hari lo kesana?" Tanya Tian "Paling 3 hari" jawab vita, membuat tian menegok "Aissh lamalah" gerutunya "Bang kita cuma 3 hari ngak sampe selesai" ucapkan vita menyel dan dibuka "Kita pamit ibu, ma, mi, roti, ayah, pa, pi, yah" pamit vita. Mereka pun pergi mengambil mobilnya. Dan pergi menuju kebandara. Saat sampai banyak anggota RAJA COBRA yang menyambut 5v, saat naik para anggota RAJA COBRA saat menunduk. Rido menghampiri 5v. "Silahkan miss" 5v menganggukdan berjalan mendahului Rido mengundang 25 anggota KING COBRA. 5v untuk pesawat terbang pribadi untuk menunduk hormat. "Minta kalo mendarat" perintah vita dingin "Ba..baik rindu" ucapnya agak kesulitan "Bawa makanan kekamar ketua" perintah vira, diangguki para pramugari. "Kekamar" meminta vita dan pergi meninggalkan mereka menuju kekamar pribadi vita dan menerima Rido dan vira dkk. Saat sampai mereka langsung duduk sambil memutar laptop. "Ok, kita mulai jadi sekarang BLACK DIAMOND'S aktif dibagian mana" tanya Vita. "Sekarang dia sedang di LA dan Anjas-ketua black diamond-berada dihotel *****" jawab Rido. "Rido kepung hotel itu, terus vira dan vina alihkan perhatian anggota yang tergantung didepan pintunya, vexia bawa 2 anggota kebagian keamanan matikan semua CCTV, dan vanya bawa 3 orang untuk membawa minyak terus sebarkan tolong gue tu tu" mau vita menyeringai membuat Rido dan Vira dkk bergidik ngeri. Terus mereka lanjutkan dengan mengobrol dan bercanda sampai akhirnya danenuju markas utama di New York. Saat sampai banyak yang menyambut dan membungkuk memberi hormat kepada ketua dan pendiru. Mereka pun berbicara tentang ruang diskusi tentang rencana dan salah satu yang dibicarakan dihotel. "Sekarang diselesaikan dan bawa sekitar 50 orang saja" perintah vita dikonfirmasi "Baik miss" jawab mereka serempak. Mereka pun bergegas ke hotel **** Saat sampai mereka menyamar menjauh dan berubah menjadi wanita seksi. Vita, vira, dan vina menuju kelantai 5 kekamar 146. Tingg Angkat terbuka mereka pun mencari "Vexia, udah lo matiin" tanya vita dengan mikrofon di kuping. "Udah rindu" jawabnya "Bagus" Vita pun jalan dengan gaya seksi bersama vira dan vina. Dan saat sampai "Apa anjasnya ada?" Tanya vita dengan nada yang menjijikkan meminta. Para bgnya kebinggungan "Kamu siapa?" Tanya salah satu dari mereka. Ok bgnya ada 2 ya "Kami kekasihnya" jawab vira dan merangkul bg tadi yang bertanya "Apa yang bisa kami masuk" tanya vina dengan mengedipkan matanya. "Heemm saya akan tanya bos" katanya dan mereka pun mau masuk. 3v mengode dan jleepp Vira dan vina menusuk bgnya pas tengguk diterima. Seketika pun mati * haha "Bagus lo singkirin ini" perintah vita dan melangkah masuk. Vita mengotak-atik pasword dengan 3 kesalahan dan Klik Pintu terbuka dan ia masuk tetapi tidak ada siapa² dan tiba² keluarlah seorang pria dari kamar mandi. "Hai sayang" panggilnya dengan berpura-pura membuat pria itu kebinggungan. “Lo siapa?” Tanyanya "Ishh anjas mah, kamu ngak kangen sama aku apa?" Tanya vita dengan nada yang dibuat-buat. Anjas berseringai "Tania?" Tanyanya "Tania bagus gue gunain aja" batin vita berseringai. "Iya" jawab vita dan berlari ke anjas. Namun ada jarum suntik ditangannya yaitu ramuan membuat orang tak berdaya atau seketika lumpuh, hanya bisa berbicara. Vita memeluk anjas dan dengan hati ² ia menuukkan jarum suntiknya di ceruk leher agar seperti vita sedang mengigitnya, tanpa sadar vita menyeringai. Dia melepaskan pelukannya. "Hemm udah nakal ya" godanya dan memajukan badannya berniat menciumnya, vita memundurkan diri untuk menghindar "Jangan sampai ciuman pertama gue, kalo gue gak nyamar udah mati lo, sabar tunggu sebentar lagi" batin vita Dan dukk punggung vita menabrak tembok dibelakangnya. Anjas berseringai dan menguncinya Perlahan anjas memajukan resolusi. 7cm 6cm 5 cm 4cm 3cm 2cm 1 cm Dan tiba² BRUKKK . .
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN