31

2179 Kata

"Gue udah tahu kalau ini gak bakal semudah itu." Raden menggigit bibir bawahnya melihat Abi yang tampak lesu karena gagal membawa Reiko kembali. "Bentar, bentar, lo salah jalan apa gimana?" "Harusnya gue ambil lorong kiri, bukan lorong sebelah kanan. Tadi gue udah jelas-jelas denger suara Reiko dari lorong itu, tapi lo suruh gue lebih hati-hati. Jadi, gue ragu sama keyakinan gue." "Oke, oke, santai," ucap Raden seraya mengayun-ayunkan kedua tangannya ke atas dan ke bawah untuk menenangkan Abi. Pria itu kembali menjatuhkan bokongnya di tepian ranjang Reiko, lantas bergantian menatap Abi dan gadis itu. "Pantes badan Reiko gak bereaksi apa-apa. Ternyata lo gak nemuin dia." "Tenaga gue lemes cuman dikejar-kejar sama makhluk itu dan keluar dari kerumunan arwah penasaran." Dengusan kesal Abi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN