26

2018 Kata

Di sebuah tempat yang gelap dengan pencahayaan minim, sosok gadis itu merasa linglung. Ia menoleh ke sana ke mari, namun sama sekali tidak mendapati seorangpun di sekitarnya. Tempat yang dia pijaki terasa asing, seakan ini adalah dunia yang berbeda dengan tempat yang biasanya dia tinggali. Napas gadis itu berembus dengan tak beraturan ketika rasa mencekam mulai membuat benaknya dipenuhi oleh rasa takut. Bahkan dia ragu apakah sekarang ia tengah berada di dalam sebuah ruangan atau di luar ruangan saking gelap dan pengapnya tempat yang ia pijak. Tempat ini terasa dingin, namun bukan dingin karena suhu yang rendah, melainkan seperti dingin yang lebih didominasi oleh hal-hal yang membuatnya merasa tak nyaman. Meski begitu sebuah keringat sebesar biji jagung mulai muncul dan menetes di sekitar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN