d**a gadis itu terasa sesak saat oksigen yang ada di sekitarnya terasa tersendat menuju paru-parunya. Saluran pernapasannya seolah menyempit yang membuat dadanya terasa sakit secara perlahan. Sosok bayangan hitam yang saat ini berusaha menindihnya semakin mendekat ke arah wajahnya, dalam batinnya gadis itu berusaha untuk berteriak dan meminta tolong pada siapa pun orang yang ada di sekitarnya. Rasa berat yang menghimpit dadanya tak juga menghilang, bahkan untuk sekedar bersuara satu kata pun lidahnya terasa begitu kelu dan kaku. Kedua matanya setengah terbuka, namun dirinya terlalu lemah untuk melawan sosok mengerikan di hadapannya. Jika saja tubuhnya dapat digerakkan, mungkin dia sudah akan berteriak dengan keras dan menangis sekencang-kencangnya. Rasa sesak dalam dadanya bergitu menyiks

