Dua bulan kemudian, Jakarta, Indonesia “Nyonya Azalea keguguran. Mungkin karena kelelahan. Kami langsung mengambil tindakan untuk mengangkat janinnya karena bisa membahayakan.” Lea menutup mulutnya dengan tangan, tidak menyangka kalau kebahagiaan yang dia dan Valen rasakan hanya berjalan dua bulan sejak Lea dinyatakan hamil. Tangan Lea sudah gemetaran hebat dan tangan yang lain mengelus perutnya sementara Valen sendiri nampak bergeming sesaat mencoba mencerna berita duka yang dia dapatkan. “Kandungannya lemah hingga menyebabkan calon bayinya tidak bisa bertahan.” Dokter Ariska membelai lengan Lea memberikan kekuatan. “Kalian beruntung masih memiliki peluang besar untuk memiliki anak lagi. Ikhlaskan yang saat ini.” Setelah mengatakannya, dokter Ariska pun keluar keluar dari sana. Isaka

