SCANDAL - 14

1613 Kata

Azalea tidak pernah berada di situasi seperti saat ini tapi dia tahu, kedua orang tuanya mempercayainya. Dia juga tidak akan sepanik ini jika laki-laki yang berdiri di sana adalah Jordan karena pasti Mamanya tidak akan ikut campur apalagi menatapnya dengan pandangan bertanya-tanya seperti yang sedang di lakukannya saat ini. "Maaf menunggu lama." Valen berdiri di dekat meja makan beberapa menit kemudian setelah tadi menyapa orang tuanya dan pamit untuk mandi lebih dulu. Valen menundukkan sedikit kepalanya menatap bergantian orang tuanya dengan sopan. "Tidak apa-apa. Kami juga belum sarapan. Kalau begitu ayo duduk dan sarapan bersama." "Terima kasih Om." Valen menarik kursinya seraya menatap Lea yang sejak awal nampak cemas dan menyapanya. "Selamat pagi Azalea." Lea ternganga sesaat s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN