Mencari Ragha

2042 Kata

"Tikung aja lah. Toh suaminya akan asyik sama selingkuhannya." Gala tertawa. "Gak lah." Ia tak mungkin melakukan itu. Ia tahu etika juga. Kalau pun mau mengejar Fadiya ya ditunggu saja kapan jandanya. Hahahaha. Astagfirullah. Bukannya mau mendoakan hal buruk pada Fadiya. Melihat apa yang terjadi, ia juga ikut merasa bersalah. Karena biar pun yang selingkuh itu Boy, ia juga kan pernah melakukan hal yang sama pada Fadiya. Makanya ia tak mau mendekati Fadiya meski ada celahnya. Sekali haram ya haram. Lagi pula, apa yang akan ia dapatkan dengan cara itu? Hati Fadiya? Ia tak yakin. "Lo gak kejar itu si Fiandra? Kosong kan tuh. Ragha gak tahu ke mana." Justru itu menjadi pertanyaan besar baginya. Cowok itu mendadak menghilang. Baru-baru ini yang ia dengar, Romi justru mengambil alih perusah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN