Bab 30

1120 Kata

Jangan lupa follow akunnya dan tap love ceritanya. *** Suasana tadi sama sekali gak berubah canggung. Hanya saja Anya belum menjawab pernyataan cinta Yohan. Bukan pertanyaan, tapi pernyataan karena sepertinya Yohan tidak membutuhkan jawaban. Setelah itu Yohan habis diledek oleh teman-temannya karena bertindak gentle. Seorang Yohan, yang biasa ditembak malah nembak istri sendiri tapi belum dibalas. Kondisi Anya juga sudah baikan, tidak terlalu lemas seperti kemarin. Papa menghubungi mereka dan mengatakan, kalau Papa akan tiba siang nanti untuk menjenguk. Jantung Anya masih berdebar, teringat bagaimana pengakuan cinta Yohan kemarin. Tapi bagaimana bisa Yohan mencintainya, astaga! Dia cuma bocah, dan tau apa dia tentang cinta? "Kak Anya, makan," ujar Yohan yang saat ini mengambil nampan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN