Setelah satpam kampus turun tangan, barulah perkelahian antara keduanya bisa dihentikan. Bahkan Yohan melepas paksa pelukan Nava, dia memilih untuk mendekati Haidar yang sudah bonyok. "Gak usah main fisik dong! Ini lingkungan Kampus, lagian lawan kamu itu saya, bukan dia!" Ucapan tegas Yohan menambah tatapan tajam dari pria di hadapannya. "Nava! Kamu ikut Mas pulang sekarang, cowok yang kamu suka gak ada akhlak sama sekali. Mas gak akan biarin kamu Deket-deket sama dia." Yohan berdecih, dalam hati dia merasa aneh sendiri. Siapa yang mau dekat-dekat dengan adiknya itu? Membayangkannya saja Yohan tidak akan mau. Kak Anya bahkan lebih baik dari dia. Tentu saja! Yohan segera mengajak Haidar ditemani Andra menjauh dari sana. Dilihatnya Nava yang menunduk ketika tangan pria itu menyeretnya

