Bab 21

1242 Kata

Huhu, kakak masih baca gak nih... Btw jangan lupa follow akunnya guys *** "Yohan dimana? kenapa anak itu tidak ikut makan malam bersama?" Suara Papa mertua Anya yang tidak lain mantan bosnya sendiri, yaitu Pak Jeremy. Memecah keheningan, Anya menelan ludahnya gugup, karena bingung harus menjawab apa? Yohan beristirahat lebih awal, pemuda itu terlihat letih dari biasanya. Anya tau, mungkin Yohan Daritadi lelah diomeli terus oleh Anya. Tidak ada cara lain selain mengomel, karena mulut Anyapun tidak bisa dihentikan, dan terus khawatir kalau Yohan tidak mau berubah. "Dia beristirahat lebih awal pa, hari ini adalah hari terakhir dia ujian. Mungkin dia sudah merasa lega dan ingin istirahat. Mengingat dia sudah bekerja keras beberapa hari terakhir ini." Papa mertuanya itu mengangguk deng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN