Hana berjalan dengan menenteng kantung kresek yang berisi beberapa snack dan minuman. Ia berjalan menundukan wajahnya, mengingat sebuah berita yang tak sengaja di lihatnya saat ia membeli snack di minimarket. Ya, berita tentang pertunangan dan pernikahan Kris dengan seorang model cantik bernama Han Yi Fei, Hana menghela nafasnya kasar, dadanya merasa sangat sesak. "Kau ini hanya budaknya Hana, dia bahkan tidak pernah mencintaimu sama sekali. Kau saja yang terlalu berharap padanya" Hana mengusap pipinya yang terasa basah, entah sejak kapan dirinya menangis. "Hana!" Hana membalikan badannya saat mendengar seseorang memanggil namanya, ia mengenal pemilik suara ini. "Ahh, mungkin hanya imajinasiku saja" Hana menggelengkan kepalanya saat berkhayal bahwa Kris memanggil namanya, ia ke

