Chapter 20 ; “Sorry”

1080 Kata

Pagi buta ini, Kris berjalan keluar dari mobilnya, sesekali ia menggosokan kedua tangannya sekedar untuk mencari kehangatan, ia merapatkan jacketnya karena merasakan angin dingin yang berhembus menerpa kulit tubuhnya. Kaki panjangnya berjalan memasuki sebuah rumah yang terlihat megah, Kris menekan tombol bel saat ia sudah menapakan diri di teras rumah itu.   "Oh, Kris. Akhirnya kau datang" Kris tersenyum kecut melihat seseorang yang membukakan pintu untuknya.   "Hei, kenapa kau memasang wajah begitu? Haha"   "Kau merebut waktu tidurku, Lu. Sebenarnya ada apa kau menyuruhku datang kerumahmu pagi buta begini? Kau lihat, bahkan matahari belum menampakan sinarnya" Kris menunjuk langit yang masih terlihat gelap, ia kesal karena tidurnya terganggu oleh panggilan masuk dari Luhan yang menyu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN