51

1056 Kata

"Menyerah saja," kata Jovanka pada Marieta. Ketika dua perempuan itu bertemu pada titik koordinat yang sama untuk memperebutkan bendera biru. Marieta berpikir tak mungkin ia menyerah secepat ini, tapi jika harus melawan apa ia akan menang? Di lihat dari tubuhnya Jovanka memang tak sebesar dirinya, tapi dari caranya berbicara ia begitu percaya diri untuk bisa menang. Marieta siap melawan, ia memasang kuda-kuda amatirnya untuk bersiap melakukan serangan. Melihat Marieta yang memilih melakukan perlawanan Jovanka juga melakukan persiapan. Kini Marieta mencoba melawan, ia akan mempraktekkan apa yang teman satu kamar di asramanya ajarkan. Ia juga sudah membunuh banyak lawan yang kuatnya berkali-kali lipat dari Marieta. . Kemudian Marieta berlari kedepan dengan cepat, kakinya terlatih untuk la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN