Sejak dulu gue selalu suka suasana malam. Entah kenapa, menurut gue suasana malam itu memiliki sebuah daya tarik yang terasa nyaman. Dulu saat bersama mama, gue selalu menyukai kehangatan yang di tawarkan malam, meski itu terdengar aneh tapi bagi gue malam memang menawarkan kehangatan yang berbeda. Angin sepoi seketika menggelitik, menembus kaos yang gue kenakan. Gue melirik gadis bercadar itu, gadis itu masih sibuk dengan kucing kecil di depannya sesekali terdengar suara tawa khas gadis bercadar itu. Jubah dan jilbabnya ia biarkan bersentuhan dengan tanah, gadis itu tidak peduli sama sekali dengan jilbabnya yang terjuntai di tanah, sangat berbeda dengan gadis lainnya. "Pushi... Suka makan apa? " Gue menggulum senyum, bahkan gadis itu telah memberi nama pada kucing loreng itu. "Ikan

