Badut Bercadar

694 Kata

Sejak siang tadi Aisyah sangat repot, sepulang sekolah ia segera menyiapkan beberapa makanan dan minuman, bi Inam yang seharusnya membantu juga tidak ada di sana karena mendadak anak bi Inam sakit dan hal itu membuat bi Inam harus segera pulang ke kampung untuk beberapa hari. Dengan cekatan gadis bercadar ini menyelesaikan semuanya dan tepat pukul empat sore setelah sholat ashar semua pekerjaan Aisyah selesai. Aisyah bergeges untuk bersiap- siap, gadis bercadar itu memilih menggunakan gamis putih, jilbab biru muda dan cadar senada. "Serius lo mau ngadain party besar besok malam? " "Ya," Alex sibuk dengan ponsel di tangannya, hingga tidak menyadari kehadiran Aisyah. "Silahkan di minum, mas.... "  "Kerel," jeda beberapa detik, pria itu menatap Aisyah tajam, "musuh terbaik Alex." Ai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN