“Apa yang terjadi pada Rose dan Kael?! Kenapa mereka seperti ini Damien, David?!” ujarku dengan sangat panik karena mereka berdua tampak tidak sadarkan diri, terutama Kael. Dia yang mendapatkan luka yang paling parah daripada Rose. “Menyingkirlah Kimberly, kau menghalangi?! Rose dan Kael harus segera mendapatkan darah!” Damien mendorongku kesamping dengan sedikit kasar, Jayden menangkap tubuhku dengan halus. Pandangannya hanya tertuju pada Kael dan Rose yang berlumuran darah. Damien merobek kantung darah kemudian memasukkannya kedalam mulut Rose dengan paksa, sehingga darah yang berada di mulut Rose ada yang mengalir keluar karena belum tertelan dengan baik. “Pelan-pelan Damien, jangan membuang-buang darah yang sangat berharga. Jika kau memasukkannya dengan terburu-buru seperti itu, dar

