Dia membawaku semakin menjauh dari kastil Espar menuju sebuah hutan yang tidak pernah dimasuki oleh siapapun disini karena aku bisa mencium bau yang benar-benar berasal dari alam dan tidak ada bau lain yang pernah memasuki tempat ini. Mungkin hanya aku dan orang ini yang memasuki hutan ini pertama kali. Sepertinya dia adalah orang suruhan Ruthven mengingat apa yang dia ucapkan padaku tadi. “Mau sampai mana kau membawaku jauh kedalam hutan? Kita sudah berada jauh dari kastil, dan tidak ada orang satu pun yang mengikutiku. Lebih baik kau beritahu aku siapa dirimu dan siapa yang menyuruhku untuk mengikutimu sampai sini,” dia celingukan kesana kemari, memastikan bahwa tidak ada satupun yang mengikuti mereka sampai sini. “Siapa aku tidaklah penting, itu hal yang tidak perlu kau tahu.” Ucapny

