Wajah Jyaden terlihat begitu kaku begitu aku mengungkapkan bahwa aku akan mencoba mengendalikan demonic vampire. Ekspresi wajahnya begitu keras dan terlihat sangat tidak suka. Matanya menatapku dengan perasaan yang sedih dan juga sakit hati, aku merasa jadi tidak enak melihatnya menjadi seperti itu. "Kalau kau tidak menginginkan aku untuk melatih kekuatan itu tidak apa-apa, aku tidak akan melakukannya. Kita lupakan saja, aku akan melatih kemampuan vampireku seperti biasanya saja." Kudengar Jyordan mendengus kesal karena aku yang memilih mundur untuk mencoba kekuatan demonic vampire. Aku tidak bisa melanjutkannya dengan melihat ekspresi Jayden yang terluka, rupanya dia masih belum bisa melepaskan masa lalunya dan aku tidak berhak untuk memaksanya. "Kenapa kau tiba-tiba ingin menguasai

