“Apa-apaan ini kenapa kalian tiduran di lantai semua? Jayden? Rose? Tina? Apa yang terjadi pada kalian?” aku mendekati mereka, tapi sebelum itu sedikit mematung karena ada satu serigala besar yang juga tampaknya sedang ikut beristirahat dengan teman-temanku. “Seigala?” aku bergerak pelan-pelan menghampiri teman-temanku. Mata serigala itu terus mengawasi gerak-gerikku “Kau sudah kembali?’ tanya Jayden dengan suara yang sangat lemah. “Ya, apa yang terjadi pada kalian? Kenapa kalian seperti ini?” aku mengangkat kepala Jayden lalu menjadikan pangkuanku sebagai bantal agar dia lebih nyaman dari pada tiduran di tanah. “Kami bersenang-senang dengan para werewolf sampai kelelahan dan tidak bisa menggerakan jari sama sekali. Bahkan, Jyordan yang begitu kuat pun terlihat kewalahan menghadapi me

