BAB 147

1802 Kata

Aku menatap Jayden yang sedang tersenyum lembut padaku, wajahnya semakin mendekat lalu dia berbisik di telingaku. “Kenapa kau malah terkejut seperti ini, upacara vampire memang seperti ini. Kita saling meminum darah masing-masing langsung dari leher, bagi vampire ini adalah hal yang paling intim dan mesra daripada berciuman. Selain itu, kita saling meninggalkan bau tubuh masing-masing. Tentu kau ingat bagaimana aku selalu mengendusi lehermu, itu juga salah satu cara untuk menandaimu bahwa kau adalah milikku,” ujar Jayden dengan lembut. “Tapi bukankah kau sudah menandaiku sebelumnya? Kenapa kita melakukannya lagi?” tanyaku dengan berbisik sangat pelan. “Karena ini adalah upacara pernikahan, tentu saja berbeda yang pernah kita lakukan sebelumnya. Para tamu sedang melihat kita, ayo… kita p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN