Tiga pasang mata membulat sempurna, sedangkan ada sepasang mata penuh binar menatap tak bersalah dengan senyum lebar di wajahnya yang lucu nan polos. Terdengar helaan nafas panjang dari mulut Linda dan menatap serius Riska yang masih tersenyum menunggu jawaban akan permintaan renyahnya. “Untuk apa menginap di kamar kamu, Kak?” tanya Linda berusaha mengendalikan suaranya agar tak membentak. “Nginep saja. Jarang-jarang ada artis ke rumah kita, Ma. Temanku pasti pada iri. Aku mau undang teman-teman ke rumah nanti malam. Meet and Greet, gitu, hehehe ...,” terang Riska panjang lebar dan membuat Linda ingin melempar sandal ke wajah Riska yang cengengesan. “Kak, Om Aldy bukan artis Korea. Mata kamu sakit atau apa gak bisa bedakan mana wajah orang Korea dan bule, huh?” kata Arif yang menimpali

