TJ 25

1039 Kata

Hari terik sudah berubah gelap dan Linda sudah tiba di Bali sejak jam 5 sore. Dia langsung menangis mendapati Nisa yang terbaring dengan selang infus dan perban di bagian kepala serta luka di beberapa bagian tangan juga kakinya. Untuk pertama kali, Linda melihat adiknya yang preman itu terbaring lemah. Tak pernah dalam hidupnya Nisa masuk rumah sakit, kecuali penyakit orang susah yang tak jauh-jauh dari masuk angin dan batuk pilek. Paling keren hanya tipes atau diare. Selain itu, Niken sudah menjelaskan perihal efek pada Nisa setelah kecelakaan yang dialami, yaitu amnesia. Sejak kedatangan Linda, Nisa belum sadar dari tidurnya dan mereka belum tahu apakan Nisa mengingat Linda atau tidak. Linda tampak duduk di sebelah ranjang di mana Nisa terbaring. Tangannya terus mengelus kepala Nisa den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN