TJ 14

1171 Kata

"Haaaah .... Akhirnya bisa rebahan juga!" Lega Nisa yang kini sedang merebahkan tubuh letihnya di kasur. Niken yang mendengar hanya tersenyum dan ikut merebahkan diri di samping Nisa. Setelah seharian muter-muter layaknya turis bule, akhirnya mereka tiba di hotel saat waktu menunjukkan jam 11 malam dengan mobil Niken. Mereka mendadak diam karena sibuk dengan pikiran masing-masing. Nisa bangun dari tidurnya dan duduk dengan sebelah kaki dilipat, sedangkan kaki satunya dibiarkan menyentuh lantai. Nisa mengambil tas slempang di nakas, lalu membuka resleting. Diambilnya benda persegi miliknya dan menggerakkan telunjuk membentuk sebuah pola. Jarinya mulai bergerak aktif menjelajahi isi handphone yang memiliki banyak notif. Tak ada pembicaraan di antara mereka karena keduanya ternyata disibukka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN