TJ 43

1008 Kata

Terdengar gelak tawa di sudut restoran, di mana tiga orang pria dewasa sedang berbincang sejak dua jam lalu. Meja sudah dipenuhi dengan banyak gelas dan piring kosong dan entah berapa banyak yang sudah mereka habiskan. Tak berapa lama, muncul pelayan wanita yang tergopoh mengambil gelas dan piring kosong tersebut dan berganti dengan gelas yang terisi kembali. “Jadi lo sudah ketemu sama Nisa, Al?” tanya Koji tak percaya. “Iya. Sabtu kemarin gue datang ke rumahnya karena permintaan Nisa yang ingin bertemu dong!” jawab Aldy sumringah. “Cieeeeeeee … nyengir lo pujaan hati minta ketemu,” cicit Nico dengan raut wajah meledek. “Hahaha … gue macam apa tahu kemarin, Nic. Hati gue isinya taman bunga tujuh rupa. Mulut gue gak bisa mingkem macam iklan pasta gigi. Kayak ketiban cireng gue karena Ni

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN