26. Rumah Utama Hime

1242 Kata

Aku menatap rumah utama keluarga HIME, mansion besar yang dibangun layaknya istana, megah dan mewah namun penuh aturan dan para pelayan yang berlalu lalang. Satu kata yang terbesit bagi semua yang melihat tempat ini adalah kata uang. Tempat besar yang nampak kaya ini dahulu pernah menjadi tempatku tumbuh. Dan sekarang ibu dan adik-adikku sudah kembali diizinkan tinggal. "Silahkan," kata seorang pelayan lama di rumah utama. Dia salah satu bawahan terpercaya kakekku yang terkadang statusnya lebih tinggi dari kami anggota keluarga. "Tuan sudah menunggu kalian di ruangannya." Ruangan Kakek masih seperti yang kuingat, tidak ada yang berbeda, kecuali beberapa ornamen kayu kecil yang tak kumengerti mengapa dia menempatkannya di sana. Ruang itu masih kuno sama seperti pemikiran Kakekku. Kakekku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN