Bab 95 -Affair

1300 Kata

“Untuk itu sebaiknya jangan saling mengusik. Biarkan Arsen bersamaku, dengan begitu aku nggak akan membocorkan soal kehamilan Revana pada Danita.” Itu adalah kalimat terakhir Larisa sebelum Kiana beranjak meninggalkan wanita itu. Untungnya Abimana sudah bersiaga di dalam mobil sehingga rasa kesal yang Kiana rasakan tidak bertambah. “Kita langsung pulang sekarang?” tanya Abimana saat istrinya sudah duduk di samping kursi kemudi. “Ya.” Melihat ekspresi Kiana, tentu saja Abimana sudah bisa menebak kalau pembicaraan istrinya itu dengan Larisa tidak berjalan lancar. Sangat jelas Kiana terlihat marah. Untuk itu, Abimana memutuskan tidak banyak bertanya dulu. Ia pun segera menyalakan mobilnya dan meninggalkan tempat itu. Setelah beberapa menit mobil melaju pun hanya ada keheningan di antara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN