57. Mainan Semata

985 Kata

Raka sudah kembali memakai pakaian lengkap. Semalam, ia menginap di rumah tua di tengah hutan dan tanpa lelah menanamkan benih di rahim sang istri;Siwi. Pukul enam pagi, pria itu bangun dan bersiap untuk memulai usahanya. Sebuah pesan masuk ke ponselnya, Raka meletakkan rokok di atas asbak dan dengan mata alis berkedut membaca isi pesan itu. kembali diambilnya punting rokok yang tersisa setengah, lalu ia hisap dengan dalam. Asap mengepul di depan wajahnya. Raka berbalik melihat ke arah ranjang. Kaki tegapnya melangkah dengan pelan, lalu berhenti di dekat Siwi yang masih terlelap. Wanita itu begitu kelelahan setelah dipaksa melayani hasrat suaminya sejak pukul delapan malam, hingga pukul empat pagi. Jika ada yang melabelinya dengan kata boneka s*x, maka seperti itulah Siwi sekarang. Huk!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN