Elleanor lebih memilih menyelinap keluar Istana dari pesta kehamilan Alesha, dia sudah muak dengan semua orang yang ada di Istana, Addison telah menunggu Elleanor di tempat biasa. Jubah hitam menutupi tubuh Elleanor di tambah malam hari penerangan di halaman Istana tidak terlalu terang jadi Elleanor bisa menyamarkan tubuhnya dengan kegelapan malam. Addison telah menunggu Elleanor dengan kudanya, ketika melihat Elleanor datang, Addison langsung membantu Elleanor naik keatas kuda. “Kita pergi sekarang.” Ajak Elleanor. Addison menunggangi kudanya tidak terlalu kencang agar Elleanor merasa nyaman. Cukup lama mereka berkuda,, keadaan goa tempat mereka biasa berkumpul cukup sepi ketika Elleanor dan Addison masuk. “Ibu, Paman,” Elleanor menyapa Ibunya dan kedua pamannya. “Syukurlah kau bai

