Setelah perjalanan hampir setengah hari dengan kereta kuda yang telah usang, akhirnya Alesha sampai juga di Istana dingin, Alesha yang saat itu tau dari kejauhan tidak menyangka akan semenyeramkan ini Istana dingin. Prajurit yang mengantar Alesha hanya mengantar Alesha sampai di gerbang, setelahnya Alesha berjalan seorang diri masuk kedalam Istana dengan lentera keci yang Alesha pegang untuk menyinari jalan yang Alesha lalui. Tidak ada siapapun di Istana ini,, Alesha lebih memilih untuk membersihkan sebuah tempat tidur usang yang telah reyot di makan rayap, sarang laba laba dan sarang tikus dimana mana membuat Alesha bingung mana yang harus dia bersihkan belum lagi tidak ada sapu untuk membersihkannya. Perut Alesha kerongcongan, mana sudah gelap, hanya lentera kecil yang diberikan praju

