Leoniel terbangun di pagi hari, pertama kali yang dirasakan adalah pusing, dan juga, ia merasa ada yang aneh dengan dahinya. Satu tangan Leoniel mencoba untuk mengusap dahinya, seperti ada daun kering, setelah Leoniel mengambil sedikit benda yang ada di dahinya. Leoniel melirik ke samping dan yang Leoniel lihat pertama kali adalah wajah Alesha, pantas saja Leoniel merasa satu tangannya kebas, ternyata digunakan Alesha untuk bantalan kepalanya. Leoniel terus memandangi wajah Alesha terus menerus, entah kenapa, dengan wajah polos tanpa bedak dan pewarna pipi Alesha tetap cantik. Alesha merasa ada yang menatapnya, perasaan dia tidur tadi sama Leoniel dan Leoniel sedang sakit, apa mungkin Leoniel sudah bangun. Membuka matanya perlahan Alesha merasa pegal, ketika Alesha menyadari dia sema

