Di apit dua prajurit Alesha di giring keluar dari aula Istana Kerajaan Maratha tanpa perlawanan sama sekali. Alesha tersenyum tanpa beban, tanpa penyesalan sama sekali walau dia akan menjalani hukuman dari Loeniel. Alesha tersenyum pada Kakek, Paman dan Bibinya, membuat Bibinya menangis sesegukan di pelukan Pamannya. Alesha menatap Ayahnya yang melihat dari kejauhan, Alesha sengaja tidak memberi kesempatan pada Ayahnya untuk bicara dengannya, Alesha tidak ingin melihat Ayahnya bersedih atas pilihan yang Alesha ambil kali ini. Maaf,. Alesha meminta maaf pada Ayahnya dengan Gerakan bibir, itu yang sanggup Alesha lakukan. **** Leoniel menatap Alesha dari jauh, dari tempat yang mungkin tidak akan bisa Alesha lihat. Leoniel mengakui dirinya laki laki pengecut di muka bumi ini

