47. Kesakitan Lexa.

1628 Kata

Bara duduk terdiam di rooftop jurusannya. Di temanin seluruh temannya tak terkecuali lucas. Kini pikiran bara bercabang. Seharusnya ia senang karena berhasil menyakiti hati lexa, berarti dia sudah membalaskan sedikit dendamnya pada alex. Namun ada rasa tak tenang. ‘Apa mungkin gua belum puas. Kesakitan lexa nggak seberapa di banding Bina’ dalam benak bara. “Bar! Gua rasa lo keterlaluan dah!” ujar leo. “Iya, masa lo gak akuin lexa didepan orang-orang, ada si cewek baru lagi!” tambah Mario. “Balegug maneh teh bar! Meni gelo pisan! Ari maneh tehh teu mikir keun kumaha hate si lexa. Meni tega pisan dia’ (g****k lo bar. Gila banget! Lo nggak mikirin perasaan si lexa. Tega banget lo!)!” gerutu si deden. Saat setelah semua memarahi bara, hanya lucas yang diam. Entah apa yang di pikirkan luc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN