Pagi ini Lexa terasa lemah. Tubuhnya terasa lemas setelah menangis semalaman. Ia bahkan tak keluar kamar untuk makan malam, pikirannya benar-benar runyam. Ada hal negative dalam pikirannya. Namun ia menepis dan tak ingin berprasangka buruk pada Bara. Lexa melangkahkan kaki cantiknya yang terbalut sepatu putih dengan lemah. Tak ada senyum di bibir manisnya hari ini. “Morning cantik. Kok lemes dek” ujar Alex yang langsung merangkul pundak sang adik. “Gak papa kak” “Mata Kamu bengkak kayaknya. Kamu habis nangis?” tanya Alex menelisik. “Nggak. Lexa telat tidur aja. Persiapan untuk presentasi kimi hari ini” kilah Lexa. Ia tak ingin Alex mengintrogasinya dan berujung Lexa berkata jujur pada sang kakak. “Jangan Bohong ya dek. Inget kamu tanggung jawab kakak. kalau ada masalah cerita sama k

