*Bab ini mengandung beberapa kata-k********r dan adegan keras. jangan di contoh apa lagi di tiru. mohon bijaklah dalam membaca Bara sampai di area sirkuit dan langsung di sambut oleh kawan-kawannya. Ia turun dari mobilnya. Dan langsung menghampiri kawanannya. “Yo.. bar! Lo tumben bawa mobil?” tanya Leo. “Iya. Gua lagi jalan tadi sama Lexa” ujarnya santai. “HAH? Jalan sama Lexa? Lah terus mana Lexanya?” tanya Lucas. “Gak gua bawa lah. Ngapain gua bawa sini. Gila lo!” sergah Bara. Lalu Bara melihat kearah rombongan Alex yang berada di seberangnya. Bara tersenyum miring. Beberapa minggu yang lalu ia gagal bertanding dengan Alex. Kini, ia harus menang. Bara harus menang dan mengalahkan Alex. Sebenarnya Bara dan Alex

