Funeral

1982 Kata

"Kyaa!!"   Huek! Aku meminum air kolam!!   Aku berusaha untuk tidak panik. Aku berpikir bagaimana caranya agar bisa lepas dari pelukan orang itu. Aku kemudian menarik rambutnya, sehingga orang itu melepaskan pelukannya.   Aku naik ke permukaan untuk mendapatkan udara. Orang itu juga melakukan hal yang sama.   Saat itulah aku tau betul siapa yang menggangguku.   "Sayang?!" teriakku tidak percaya.   "Hahahaha ... hahahaha ... maaf sayang ... Aku teringin sekali menggodamu."   "Ketawa apanya? Enggak lucu tau!" Aku yang emosi langsung berenang meninggalkannya.   "Hei ... habisnya kutelepon tidak menjawab. Aku ‘kan, khawatir. Ternyata sedang berjemur sendirian ..." jelasnya yang sudah berhasil menyusulku.   Ia kemudian menarikku mendekat padanya.   Keinginanku untuk menciumn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN