BAB – 30

986 Kata

BAB – 30 Namun wanita itu segera menguasi dirinya. Kemudian dia melontarkan pertanyaan. “Darimana kamu dapetin itu, Zi?” tanya Bu Liana. “Ibu, aku bukan anak kecil yang mudah dikelabui, awalnya aku sempat terguncang, namun kesetiaan Mas Daffa selama ini membuatku yakin jika ini hanya rekayasa orang-orang yang ingin kami berpisah,” ucap Ziana sambil menatap juga pada mertua lelakinya yang masih tertegun. “Ayah, aku dan Mas Daffa izin keluar dari rumah ini, dia terlalu baik untuk selalu diabaikan dan disakiti,” ucapnya dengan mata mulai mengembun. “Ayah, asal ayah tahu, Mas Daffa selama ini sudah cukup bahagia ketika bisa memanggil wanita pilihanmu dengan sebutan ibu, meski sering diabaikan, meski sering dibedakan dan tidak dianggap, dia bertahan,” ucap Ziana lagi. Daffa memandang istri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN