Maharani tampil cantik dengan gaun sederhana yang tampak serasi dengan kemeja yang dikenakan oleh Ahmar. Saking cantiknya Maharani, Ahmar bahkan tidak mau melepaskan pelukannya pada istrinya itu. Tidak sampai di situ saja, Ahmar juga mengedarkan pandangannya ke seliling. Netra biru safirnya yang indah tampak memberikan peringatan pada setiap pria agar menundukkan pandangan mereka. Tentu saja, Ahmar memberikan peringatan kepada mereka semua untuk tidak pernah berpikir untuk meletakkan pandangan mereka pada istrinya. Meskipun merasa kesal dengan tingkah Ahmar, Maharani sama sekali tidak boleh menunjukkan ekspresi seperti itu. Karena Maharani tahu, jika dirinya tidak boleh membuat acara penting orang lain berantakan atau terasa menjadi canggung karena ekspresinya itu. Ya, saat ini Ma

