Sisi Lemah 3

783 Kata

    “Hara!” seru Ahmar saat mendengar apa yang dikatakan oleh Maharani. Terlihat jika kini Ahmar marah besar. Ia menatap Maharani yang berdiri di dekatnya dengan netra biru safirnya yang menyorot tajam.       Amir menghela napas. “Sayangnya, aku tidak bisa menjawab mermintaanmu saat ini juga. Aku harus mempertimbangkannya lebih dulu. Jadi, aku harap kau bersabar dan tidak menganggap jika apa yang aku lakukan ini adalah sebuah penolakan.”     Apa yang dikatakan oleh Amir tentu saja membuat Ahmar semakin marah saja. “Tidak, Hara tidak boleh pergi ke mana-mana. Baik, kau tugaskan saja Hara ke sana. Dan aku pastikan akan menghancurkan pabrik dan kebun bungamu. Aku akan kembali membawa Hara dan membuatnya terus berada di sisiku!” seru Ahmar lalu membopong Maharani seperti karung beras di pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN