“Untuk bulan madu kita nanti, kau ingin mengunjungi negara mana?” tanya Ahmar tiba-tiba. Maharani menoleh dan menatap netra indah Ahmar yang tengah menatapnya. “Kalau boleh, aku ingin ke Indonesia. Aku ingin kembali ke sana,” ucap Maharani pelan. Terlihat agak takut-takut dengan apa yang ia katakan. Ahmar yang menyadari hal itu tentu saja tersenyum dan mengulurkan tangannya untuk mengusap pipi Maharani. “Tidak perlu takut, kau adalah istriku, kau berhak meminta apa pun asal tidak melewati batasan dan masih mengingat posisimu. Jadi, aku akan mengabulkan keinginanmu. Indonesia akan menjadi salah satu tempat yang akan kita kunjungi selama masa bulan madu kita. Hara senang?” tanya Ahmar. Maharani tersenyum lebar hingga menunjukkan lesung pipitnya. Maharani mengangguk. Ten

