Selamat Datang 3

793 Kata

    Zee melipat kedua tangannya di depan d**a, sedangkan Syani bersandar di salah satu pilar besar yang berada di dekatnya. Syani akan membiarkan Zee untuk melakukan apa yang diinginkan oleh putrinya itu. Syani tersenyum saat melihat Zee menatap tajam pada Maharani yang mulai menunduk mengingat statusnya sebagai seorang pelayan di tempat itu. Zee bertanya, “Aku hanya ingin melakukan hal itu. lalu, apa itu salah?”     “Bagi saya, itu salah. Karena Nona tidak melakukan alasan kuat. Saya  baru saja menyelesaikan untuk membersihkan semua lantai, tetapi Nona malah berbuat seperti ini,” ucap Maharani.     Zee mengatupkan bibirnya. “Aku, Nona di kediaman ini. Dan kau adalah seorang pelayan. Kau harus tunduk di bawah perintahku. Jika kau sudah mengepel dan kini kotor lagi, memangnya apa susahnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN