Bab 69 - Berjauhan

1519 Kata

“Kamu baik-baik saja Erisa?” tanya Devon sambil melangkah menuju kamarnya. Sebelah tangannya menempelkan ponsel di telinga, sementara tangannya yang lain berusaha melepaskan dasi. “Iya, aku nggak apa-apa, Dev,” ujar Erisa sambil tertawa. Ia senang mendengar nada khawatir terselip dalam suara Devon. “Syukurlah,” ujar pria itu, lalu masuk ke kamarnya. “Kamu sudah di rumah?” tanya Erisa. “Iya, aku baru saja sampai di rumah.” “Kamu jangan lembur terus dong. Nanti sakit.” Kamu sendiri tahu kan kalau sudah lembur kamu tuh kayak gimana? Sampai lupa waktu dan lupa makan. Apa lagi kalau sampai ada tempat tidur di sini. Lama-lama kantor bakalan jadi rumah utama kamu. Kamu bakalan kerja terus sampai lupa waktu dan sakit lagi kayak kemarin. Terus kalau kamu sampai sakit, siapa yang repot? Menda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN