Davina terdiam menatap isi lemari pakaiannya yang kosong. Semuanya kosong. Benar-benar kosong! Ia baru saja selesai mandi pagi dan tidak menyangka kalau Asih benar-benar memindahkan semua pakaiannya ke kamar Devon, bahkan termasuk pakaian dalamnya. Astaga... Wanita itu benar-benar mematuhi semua perintah Devon dan mengerjakannya dengan sempurna. Padahal kemarin saat mandir sore di kamar Devon, Davina memeriksa sendiri isi walk in closet di kamar tersebut untuk mencari pakaian gantinya. Namun, ia pikir Asih hanya memindahkan sebagian saja karena rasanya mungkin akan merepotkan bagi perempuan itu jika harus memindahkan semuanya sekaligus. Tapi ternyata... Davina merapatkan jubah mandinya, lalu menarik napas dalam-dalam. Tidak ada pilihan lain selain pergi ke kamar Devon untuk mengambil pa

