Anthony: Kamu apakan Davina semalam? Seharian ini dia tampak murung dan tidak seceria biasanya. Devon menatap pesan dari Anthony, lalu tersenyum lebar. “Kenapa?” tanya Erisa. “Ada yang lucu?” Siang ini Devon kembali makan siang bersama Erisa karena tadi perempuan itu menghubunginya dan mengaku ingin makan di restoran yang dulu sering mereka kunjungi. Devon mengalihkan tatapannya dari ponsel, lalu menggeleng. “Bukan apa-apa,” jawab Devon lalu kembali menyantap makan siangnya. “Jadi kapan rencana sekolah baletmu dibuka?” Erisa menggeleng dan mengangkat bahu. “Sepertinya harus aku tunda dulu.” “Kenapa?” tanya Devon heran. Kemarin Erisa bilang ia kembali ke Indonesia karena karirnya sebagai penari balet dalam timnya yang bisa tampil di pertunjukan luar negeri sudah mulai meredup. Jadi

