Warning! Bab ini penuh dengan adegan dewasa. *** One kiss leads to another. Tangan Devon mulai menjelajah di tubuh Davina. Sementara Davina sendiri kini sudah berpindah duduk di pangkuan pria itu. Bibir mereka masih saling bertaut, saling menyecap, dan saling merasakan satu sama lain untuk melepas kerinduan. Ciuman ini membuat keduanya kembali sadar bahwa sensasi yang mereka rasakan ini amat sangat mereka rindukan. Perasaan familier itu kembali timbul setelah beberapa saat terabaikan. Ketika tubuh mereka saling bersentuhan, keinginan untuk merasakan lebih terasa semakin meningkat. Mereka tidak bisa memungkiri bahwa tubuh mereka menginginkan satu sama lain. Tangan Devon kini menyusup di balik piyama yang dikenakan Davina. Menyentuh kulitnya yang halus dan mengusapnya pelan, membuat Da

